site stats
Cukur rambut merupakan tradisi yang ssering dilakukan pada masyarakat di negara Indonesia. Cukur rambut biasanya dilakukan bulan setelah lahir atau beberapa hari. Masyarakat Indonesia percaya memotong rambut bayi karena untuk kebersihan, tanda memulainya kehidupan baru, dan simbol pembuangan sifat buruk.

Tradisi Cukur Rambut di Beberapa Negara, Negara Mana Sajakah yang Termasuk?

Cukur rambut merupakan tradisi yang ssering dilakukan pada masyarakat di negara Indonesia. Cukur rambut biasanya dilakukan bulan setelah lahir atau beberapa hari. Masyarakat Indonesia percaya memotong rambut bayi karena untuk kebersihan, tanda memulainya kehidupan baru, dan simbol pembuangan sifat buruk.

Mencukur rambut biasanya dilakukan pada saat aqiqah bayi yang dilakukan pada hari ketujuh setelah lahir, hal tersebut berlaku bagi agama Islam.

Tradisi cukur rambut ternyata tidak hanya dilakukan di negara Indonesia, tetapi juga dilakukan di beberapa negara tradisi cukur rambut? Inilah negara-negara yang mengikuti tradisi tersebut.

Thailand

Tradisi cukur rambut bayi ternyata juga dilakukan di negara Thailand, tradisi teersebut biasanya dilakukan pada bayi yang baru berusia 1 bulan   yang disebut dengan Khwan. Kegiatan tersebut dilakukan 2 tahap, yang pertama rambut bayi akan dicukur setelah oleh pemuka agama setempat kemudian ditempatkan pada sebuah wadah yang terbuat dari kulit pisang. Lalu rambut tersebut akan diterbangkan ke udara. Tahap kedua, orang tua bayi akan mengikatkan tali di pergelangan tangan dan kaki sibayi, setelah itu orang tua akan meminta maaf pada bayi. Biasanya, upacara tersebut dilakukan sebelum bayi diberikan nama.

Polinesia

Negara Polinesia memiliki tradisi mencukur rambut anak laki-laki pada saat bayi tersebut berusia 3 sampai 5 tahun biasa disebut dengan Porirua. Pada saat tradisil mencukur rambut, sang anak duduk di atas kursi istimewa juga memakai baju tradisional yang biasa disebut Tivaevae. Setelah itu, keluarga akan menutupi tubuh si bayi dengan tumpukan uang dan bermacam hadiah.

Mongolia

Masyarakat suku Mongol ternyata memiliki budaya untuk mencukur rambut anaknya pada saat berusia 2 sampai 5 tahun. Tradisi ini biasanya dilakukan pada saat perayaan yang disebut Daah Urgeeh.

Pelaksanaan cukur rambut pada masyarakat Mongol tentu berbeda yang mana cukur rambut dilakukan pada usia si bayi genap, hal ini berlaku pada anak laki-laki. Kemudian bayi dicukur pada usia ganjil berlaku pada perempuan.

Perayaan tersebut biasanya diikuti anggota keluarga besar yang secara langsung bergantian memotong rambut sibayi. Mereka juga memberikan hadiah kepada si bayi sebagai bagian dari ritual.

Polandia

Negara Polandia memiliki tradisi mencukur rambut pada bayi laki-laki yang berusia 7 -10 tahun. Kegiatan cukur rambut dilakukan sebagai tanda bahwa anak tersebut sudah tumbuh menjadi dewasa. Rambut anak tersebut harus dicukur habis oleh salah satu orang tuanya yaitu sang ayah sebagai bentuk pengakuan bahwa ia adalah anak kandungnya.

China

Negara China terkenal akan jumlah penduduknya yang lumayan tinggi di dunia, negara ini juga memiliki tradisi cukur rambut pada bayi yang biasa disebut dengan Man Yue. Tradisi cukur rambut dilaksanakan saat bayi berusia satu bulan. Para orang tua yang dating diminta memotong rambut bayi, kegiatan ini dilakukan secara meriah.

Rambut bayi yang sudah di potong dibungkus dengan merah dan dijahit pada bantal bayi. Berdasarkan kepercayaan masyarakat China, hal  tersebut akan menjadikan sibayi tumbuh kembang menjadi anak yang pemberani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *