site stats
Pada saat memandikan bayi, orang tua selalu bingung saat memilah sabun bayi. Maklum saja, sekarang ini ada beberapa merek dan juga jenis sabun di pasaran. Oleh karena itu tetaplah berhati-hati dalam memilih sabun untuk bayi yang tentunya aman untuk kulit bayi.

Cara Tepat Memilah Sabun Yang Aman Untuk Bayi

Pada saat memandikan bayi, orang tua selalu bingung saat memilah sabun bayi. Maklum saja, sekarang ini ada beberapa merek dan juga jenis sabun di pasaran. Oleh karena itu tetaplah berhati-hati dalam memilih sabun untuk bayi yang tentunya aman untuk kulit bayi.

Lalu bagaimana cara memilih sabun bayi yang aman dipakai untuk bayi?

Beginilah cara tepat memilah sabun yang aman untuk bayi.

1. Perlu di Lihat BahanSabun

Berdasarkan ungkapan dari seorang dokter kulit tepatnya di Montgomery Dermatology di King of Prusia, Pennsylvania, Amerika Serikat, seseorang harus memperhatikan bahan yang ada didalam sabun bayi.

Kandungan yang ada di dalam Sabun bayi tidak boleh mengandung niacinamide, gliserin, ceramides, serta alkohol. Selain itu juga tidak boleh mengandung sulfat, seperti halnya natrium lauril sulfat, karena sulfat bisa menimbulkan iritasi kulit dan juga menghilangkan minyak alami di kulit.

2. Tidak Bileh Mengandung Pengawet yang Berbahaya

Sabun tidak boleh menimbulkan suatu pengawet, seperti komentar paraben, methylchloroisothiazoli one (MCI), methylisothiazoli one (MI), asam salisilat, formaldehida, dan juga metil dibromo glutaronitril, patut diperhatikan oleh bayi untuk dapat melakukan iritasi kulit, gatal, ruam kulit, serta memperburuk eksim.

3. Hindarilah Sabun yang Memiliki Busa Banyak

Jadimencuci kulit bayi dengan kulit orang dewasa pada umumnya. Dilansir dari India Parenting, sama sekali tidak ada manfaatnya menggunakan sabun yang memiliki berbusa ekstra seperti yang terlihat bagus di sebuah iklan televisi.

Mengapa demikian? Ya karena busa memiliki kandungan deterjen yang menghancurkan bakteri yang menguntungkan serta lapisan asam alami pada kulit bayi. Berdasarkan sebuah penelitian menunjukkan bahwa sabun berbusa ekstra merupakan salah satu penyebab sakitnya vaginitis serta infeksi saluran kemih pada si bayi.

4. Cari Sabun Yang Berbau Ringan, Tidak Terlalu Wangi

Walaupun terdapat sejumlah variasi sabun bayi yang tersedia yang memiliki aroma begitu berbeda-beda, maka yang diperlukan untuk memakai sabun yang tidak dapat. Bayi pasalnya tidak suka aroma sabun yang akhirnya hanya menangis karena tidak bisa mengungkapkan rasa.

5. Hypoallergenic Terakhir Sabun Yang

Jadi, si bayi punya kulit sensitif, atau memiliki penyakit kulit seperti eksim, sebaiknya gunakan sabun bayi yang hypoallergenic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *