site stats
Nasib Emak Yang Nankring di Motor Saat Tilang

Nasib Emak Yang Nankring di Motor Saat Tilang

Seorang ibu asal Musi Banyuasin, Sumatera Selatan mencuri perhatian saat masih duduk di atas motor polisi, dan viral di media sosial, khususnya Instagram. Penyelidikan dengan pelaku tidak ingin menyita kendaraannya.
Direktur Lalu Lintas Polres Musi Banyuasin Sandy Putra mengatakan, kecelakaan terjadi pada Jumat (24/9) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, para anggota sedang melakukan aktivitas berat di depan Polsek Musi Banyusen.

Pelaku awalnya dipecat karena tidak memakai helm. Namun pada saat pemeriksaan, mereka tidak membawa dokumen yang masih berlaku seperti SIM, STNK, TNKB.

Alasan para pelanggar adalah karena mereka lupa membawa dokumen. Dia tidak ingin sepedanya ditangkap. Akibatnya, saat polisi hendak menyita mobil, ibu-ibu tersebut masih duduk di atas sepeda motor. Polisi terus mengarahkan sepeda motor tersebut hingga masuk ke Mapolres Musi Banyuasin.

Baca Juga :   Kisah Haru MUA Rias Pengantin Tunarungu, Make Up menggunkan Bahasa Isyarat

“Karena kurangnya dokumentasi, kami membuat tiket komposit,” kata Sandy.

“Saat mobil mau dibawa ke Mako Polres, Ibu ambil kunci dan tidak mau ambil motor. Kalau mau ambil, dorong saja, dan Ibu tidak mau datang akhirnya kita dorong ke depan Mako, Ibu masih kesal,” kata Sandy.

Dalam video tersebut terlihat pelaku tetap berada di atas sepeda motor meski petugas sedang mendorong sepeda motor. Sesaat kemudian sopir itu mengaku tidak memakai helm dan lupa membawa surat-surat sopirnya.

“Orang-orang yang meminta waktu tidak memberikan waktu, apakah itu adil, kan?” suara pelaku dalam rekaman video.

Baca Juga :   Viral Istri Pertama Nangis Terisak Ikhlaskan Suami Nikah Lagi, Bikin Nyesek

“Kami siap memberikan tiket, kami hanya meminta waktu untuk mengambil pesan, kami lupa, kami tidak terima, itu tidak adil,” jelasnya sambil duduk santai di jok motor.

Sandy menjelaskan, mobil tersebut masih diamankan polisi. Sementara itu, para pelanggar akhirnya membawa tilang.

“Mamanya masih kesal kemarin, tapi ibunya masih dapat tiket,” kata Sandy.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Musi Banyuasin, mari tertib berlalu lintas, lengkapi STNK, pakai helm dan jangan lupa protokol kesehatan,” pinta Sandy.

Polisi berhak menyita kendaraan yang tidak dilengkapi dengan kepemilikan yang sah sesuai dengan apa yang diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Nomor 22 Tahun 2009, sebagaimana diatur dalam Pasal 260 ayat 1:

Baca Juga :   Kisah Haru MUA Rias Pengantin Tunarungu, Make Up menggunkan Bahasa Isyarat

Pasal tersebut berbunyi, “Menghentikan, melarang, atau menunda pengoperasian dan menyita untuk sementara kendaraan bermotor yang patut diduga melanggar peraturan lalu lintas atau merupakan alat dan/atau hasil tindak pidana.”

Sementara itu, ada beberapa ketentuan yang menyatakan bahwa kendaraan harus disita dalam Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Pelaksanaan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Darat Pasal 32 Ayat 1, yaitu:

Petugas pemeriksa kendaraan di jalan dapat menyita:

A. Surat Izin Mengemudi.
B. Surat keterangan nomor kendaraan bermotor;
C. Izin pengoperasian angkutan umum;
D. Bukti lulus ujian;
E. Kargo barang dagangan;
F. Kendaraan bermotor yang digunakan untuk melakukan kejahatan;

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *