Amalan dan Zikir di Hari Tasyrik Terakhir

Amalan dan Zikir di Hari Tasyrik Terakhir

Tasyrik 2020 berakhir Senin (3/8). Pada Hari Peringatan, umat Islam didorong untuk meningkatkan praktik dan zikir mereka.
Memorial Day adalah bagian dari hari libur Muslim, yang dihitung tiga hari setelah Idul Fitri. Atau dalam kalender Hijriah, hari Tasirik jatuh pada 11, 12 dan 13 Dzuljah, yang bertepatan dengan yang pertama, kedua dan ketiga Agustus 2020.

Pada Hari Muslim, umat Islam dilarang berpuasa. Hukum puasa atas izin Anda dilarang. Muslim didorong untuk merayakan Idul Adha dengan melakukan haji di Mekah bagi mereka yang mampu atau berbagi dan menikmati biaya daging kurban, bagi mereka yang tidak bisa.

Meskipun puasa tidak diizinkan, umat Islam didorong untuk memperkuat kegiatan ibadah Sunni lainnya, seperti meningkatkan zikir dengan membaca salah satu penerima.

“Terlepas dari puasa, praktik lain dapat dilakukan. Sehingga pengorbanan dapat dilakukan pada hari peringatan dan meningkatkan pembesaran,” pengacara Muhammed Ajeeb mengatakan kepada HumairaNews.com beberapa waktu lalu.

Hari Peringatan adalah yang terakhir Takbir dibacakan setelah Idul Fitri. Muslim diharuskan untuk meningkatkan ingatan mereka dengan membaca setiap doa wajib sampai akhir dari sepuluh doa pada tanggal 13 Dzulhijjah atau hari terakhir kencan Anda dengan Takbir.

Selain itu, hari terakhir Tasirik juga merupakan perbatasan terakhir bagi umat Islam ketika membeli dan menyembelih hewan. Hewan kurban dapat disembelih sampai matahari terbenam atau sebelum periode Maghrib pada Dhul Hijjah 13 (3 Agustus).

Allah yang Mahakuasa menjanjikan hadiah yang berlimpah bagi umat-Nya, yang melakukan banyak perbuatan baik pada Hari Peringatan. Beberapa praktik yang dapat dilakukan pada hari al-Tashreeq termasuk pengorbanan, pembacaan takbir, zikir, memberikan sedekah, membaca Al-Qur’an, dan meningkatkan shalat Sunnah.