Hindari Resesi Indonesi Perkuat Ekspor

Hindari Resesi Indonesi Perkuat Ekspor

Pandemi COVID-19 memengaruhi ekonomi negara-negara di seluruh dunia. Risiko resesi ekonomi membayangi. Dengan resesi resmi negara tetangga Singapura pada kuartal kedua tahun 2020, ekonominya berkontraksi menjadi 41,2%.
Menanggapi hal tersebut, Julio Halim, pendiri kelompok ekspor, mengatakan Indonesia tidak akan terjerumus ke dalam resesi seperti Singapura. Juli mengungkapkan bahwa Indonesia masih bisa bertahan jika ekspor meningkat.

“Meski kenyataannya Singapura dan banyak negara ASEAN terancam resesi, saya tetap yakin Indonesia bisa bangkit dan mengatasi situasi ini,” kata Julio, Senin (10/8/2020).

Julio menjelaskan, resesi Singapura disebabkan ketergantungan negaranya pada kondisi ekonomi global. Singapura sangat bergantung pada ekspor dan impor. Sejak pandemi COVID-19, proses ekspor dan impor negara menghadapi pembatasan. Arus ekspor dan impor juga terhambat.

“Saat ini Indonesia bisa bertahan dalam situasi ini karena konsumsi dalam negeri kita masih relatif stabil, dan ini yang saya rasakan, tapi setelah itu saya melihat ini sebagai peluang untuk bisa lebih meningkatkan ekspor daripada impor,” tambah Julio. .

Peluang untuk mendongkrak sektor ekspor terlihat jelas. Saat ini impor Indonesia mengalami penurunan drastis. Petrus Sihombing, co-founder Can Export Community, mengungkapkan momen ini merupakan peluang bagi Indonesia.

Menurut Petros, Kementerian Dalam Negeri yang membawahi koordinasi antara pimpinan daerah tingkat pertama dan kedua dapat melakukan inventarisasi setiap produk lokal utama di daerah tersebut. Selain menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia dalam hal ekspor.

“Selama ini komunitas pengekspor kaleng telah mensponsori lebih dari 4.000 eksportir muda yang bersedia membantu, bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintah pusat dan daerah,” kata Petros.

Jika sinergi dan kerjasama ini dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal tersebut diharapkan dapat menggerakkan perekonomian di setiap daerah, khususnya UMKM.

Komunitas Bisa Ekspor berharap pemerintah pusat bisa membuat kemajuan luar biasa di kuartal III agar Indonesia tidak masuk jurang resesi. Salah satunya adalah membantu eksportir berkolaborasi dengan pemangku kepentingan pemerintah.

Cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan akses ke setiap daerah untuk mendapatkan produk ekspor unggulan dari setiap daerah di Indonesia.